Archive for October, 2008

Demokrasi ideal; pembelajaran bagi rakyat.

Berbicara demokrasi tentunya tidak terlepas dari unsure yang paling mendasar yaitu adalah rakyat. Demokrasi dalam konteks bernegara adalah sebagai system pemerintahan dimana rakyatlah yang paling diproritaskan. Artinya bahwa segala kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah itu berasasal dari rakyat, oleh rakyat, dan juga untuk kepentingan rakyat. Dalam konteks demokrasi rakyat diposisikan sebagai subjek sekaligus objek dari pelaksanaan system. Dalam berbagai pengertian bahwa system demokrasi yang dilaksanakan di Negara-negara yang menerapkan paham demokrasi, segala bentuk system kebijkan ynag diterapkan oleh pemerintah adalah merupakan representasi dari aspirasi-aspirasi yang diusung oleh rakyat.

… continue reading this entry.

Selintas Surat Cinta

Manisku….
Ada banyak, banyak sekali
Yang mesti ku katakan padamu
Dari mana yang pertama, mesti ku mulai
Segala padamu serba terpuji
Kau, yang membuat indung sutera
Dari tulisanku dengan segala maknanya
Inilah nyanyianku, dan aku di sini
Dan kita terangkum dalam sesuatu yangn kecil ini
Esok, bila kau buka
Maka lampu akan menatap dan bernyanyi
Karena rindu, akan menjadi hijau huruf-hurufnya
Dan seakan terbangn koma-komanya
Jangan katakan : kenapa orang muda ini
bicara tentang diriku pada sungai dan jalan yang berkelok sunyi
Pada pohom badam dan tulip sehingga kemana aku pergi
Dunia pun akan selalu mengikuti
Dan mengatakan apa yang dikatakan orang muda itu
Bahwa tiada lagi bintang yang tak diharumi semerbak wangiku
Esok, orang akan melihatku dalam sajaknya, dan tampak
Mulut rasa anggur dan rambut dipotong pandak
Jangan pedulikan kata mereka, karena kau akan besar
Hanya dengan kasihku yang besar
Apa artinya dunia ini tanpa kita
Dan tanpa matamu, apa jadinya

>>>Sumber : Nizar Qabbani, Damsyik 1923