Pada Malam

pada malam kubertanya
dalam sajak merindukan hampa
biar nada kudengar semu
tak lagi lantunkan meski resapi
bila hati tlah tertutup
matapun tak ingin melihat
aku terkapar dalam senyap
membencinyapun percuma
pada malam,adalah kawanku
larutku…sedihku…
turutku…sepiku…
diamku…sendiriku…
pada malam..kunikmati bayangmu
yang ingin kulupakan
jadikan kenangan
adalah kau penyiksa rinduku
rantaikan hati pada jiwamu
seakan malam membisikkanku
harus lepaskan..!!
menuntunku tuk tinggalkan
jiwa-jiwa lapar pada kita
karna malam berkata…
ini adalah…terlarang!!

Advertisements

1 Comment »

  1. gajah_pesing Said:

    hm…? ini puisi ato pengalaman pribadi?

    la menurut mas gajah gimana???


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: