Author Archive
ReAllY bRoThErHooD at ZiArAh BlOggEr
tanggal 24 Januari 2009 dan taman GOR singodimedjo menjadi saksi bertemunya dua komunitas (TPC n kotareyog).
Sekitar jam 06.30 waktu Ponorogo (mruput bahasa Po-nya), mereka datang dengan slogan “datang tak diundang pulang tak diantar” (udah kaya jaelangkung aja).
Dengan personel beberapa ekor saja, tapi tetep semangat dan antusias, ya meski kami dari kotareyog hanya bisa menyambut dengan ala kadarnya saja alias”dawet jabung n gorengan ja he…(kalo kurang berkenan mohon maap ya kawan-kawan TPC…..),
tapi kita yakin kok, itu tidak akan mengurangi rasa kebersamaan n persaudaraan yang kita coba untuk merajutnya (build our brotherhood together)

Endingnya,penyambuutan itu berakhir dengan penyerahan kenang-kenangan dari kotareyog kepada TPC dengan perwakilannya mbak Rosi yang manis dan Prenavit Putra.
Akhirnya perjalanan pun berlanjut menuju kota Ngawi, dengan perjalanan yang exited juga, kita langsung meluncur ke musium Trinil (ketemu sama mbah-mbah kita tempoe doeloe). Akhirnya di sana menjadi tempat bermuara para blogger dari timur (Surabaya, Ponorogo, Madiun, Ngawi rame ya…kaya terminal).
sweety cat…..
kenapa ya…saya kok takut sama binatang yang satu ini, padahal menurut sebagian orang
kucing itu sangat lucu dan menggemaskan, sebenarnya saya juga suka melihat ulahnya, tapi kalau sudah mendekat
saya akan lari….dan takut mendekat, mungkin ada yang bisa kasih solusi buat saya
untuk menghhilangkan phobia ini???? {^_^}
sUrVeY “ORTEGA”2008
Hari Kamis, tepatnya tanggal 11 Desember 2008, saya bersama beberapa kakak dari pramuka Racana Ronggo Warsito-Niken Gandini Pangkalan STAIN Ponorogo
(Iephe, Sholeh, Zainuri, Walid, Irham)terpaksa izin tidak masuk kuliah karna harus survey kegiatan ORTEGA(Orientasi Tamu Pandega)di desa Genilangit-Poncol-Magetan.
jam 07.00 WIB rencana berangkat,tapi tetap saja siapapun saya rasa sudah hafal dengan budaya molornya Ponorogo,akhirnya kami melaju kencang layaknya Valentino Rossi bergaya mejemput kak zainuri,dengan senang kami bernyanyi sepanjang jalan
tanpa menghiraukan kiri-kanan,setelah beberapa menit sampai juga di desa Carangreja-Sampung-Po.
Rencana awal, saya mau bagi-bagi duwit humas,tapi setelah saya buka tas,tiba-tiba???????gdubrak….!!!!!!!!!!!
dompet(duwit,SIM,STNK)ketinggalan di kos, dan jarak kos dari Sampumg sudah jauh sekali, akhirnya setelah merenung sambil musyawarah sejenak, kami nekad tetap berangkat dengan motor kosongan.
Sempat dag-dig-dug juga sih di jalan,tapi emanng dasar lewat hutan,jadi ga ada oprasi.tenang deh..

Perjalanan sekitar satu setengah jam, akhirnya sampai di kantor perhutani dan Polsek Poncol,sambil menunggu teman-teman saya konfirmasi di dalam,
tidak saya lewatkan momen itu untuk melaksanakan hobi saya yang sangat urgen(taking picture) tentunya dan tetap bersama teman sebangnsa narsis he….
Demokrasi ideal; pembelajaran bagi rakyat.
Berbicara demokrasi tentunya tidak terlepas dari unsure yang paling mendasar yaitu adalah rakyat. Demokrasi dalam konteks bernegara adalah sebagai system pemerintahan dimana rakyatlah yang paling diproritaskan. Artinya bahwa segala kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah itu berasasal dari rakyat, oleh rakyat, dan juga untuk kepentingan rakyat. Dalam konteks demokrasi rakyat diposisikan sebagai subjek sekaligus objek dari pelaksanaan system. Dalam berbagai pengertian bahwa system demokrasi yang dilaksanakan di Negara-negara yang menerapkan paham demokrasi, segala bentuk system kebijkan ynag diterapkan oleh pemerintah adalah merupakan representasi dari aspirasi-aspirasi yang diusung oleh rakyat.



