Manisku….
Ada banyak, banyak sekali
Yang mesti ku katakan padamu
Dari mana yang pertama, mesti ku mulai
Segala padamu serba terpuji
Kau, yang membuat indung sutera
Dari tulisanku dengan segala maknanya
Inilah nyanyianku, dan aku di sini
Dan kita terangkum dalam sesuatu yangn kecil ini
Esok, bila kau buka
Maka lampu akan menatap dan bernyanyi
Karena rindu, akan menjadi hijau huruf-hurufnya
Dan seakan terbangn koma-komanya
Jangan katakan : kenapa orang muda ini
bicara tentang diriku pada sungai dan jalan yang berkelok sunyi
Pada pohom badam dan tulip sehingga kemana aku pergi
Dunia pun akan selalu mengikuti
Dan mengatakan apa yang dikatakan orang muda itu
Bahwa tiada lagi bintang yang tak diharumi semerbak wangiku
Esok, orang akan melihatku dalam sajaknya, dan tampak
Mulut rasa anggur dan rambut dipotong pandak
Jangan pedulikan kata mereka, karena kau akan besar
Hanya dengan kasihku yang besar
Apa artinya dunia ini tanpa kita
Dan tanpa matamu, apa jadinya
>>>Sumber : Nizar Qabbani, Damsyik 1923


dafhy Said:
on October 21, 2008 at 10:11 am
cinta………………………..oh cinta deritanya tiada akhir
menderita karena rindu, menderita karena tidak bisa tidur
dafhy Said:
on October 21, 2008 at 10:16 am
kompak banget sich sama iphe bikin postingan about surat cinta
arifudin Said:
on October 22, 2008 at 4:45 am
bendiel Said:
on October 22, 2008 at 7:20 am
yuh…..neng ati lemezzz…….
arifudin Said:
on October 28, 2008 at 3:43 am
gajah_pesing Said:
on October 28, 2008 at 7:43 am
hey..cinta-cinta..cinta lagi, cinta lagi..
hey..rindu-rindu, rindu lagi, rindu lagi..
indahnya cinta dan rindu saling bertemaram dalam mimpi dan kenyataan anak manusia…
arifudin Said:
on October 30, 2008 at 12:35 pm
Adu………………….h maz gajah nich
denologis Said:
on November 10, 2008 at 3:16 pm
cinta itu tidak ada!
tidak ada saya jika tidak ada cinta!
cinta itu marah!
marah terus pacar2 saya jika saya cari pacar lagi!
det Said:
on November 17, 2008 at 2:43 pm
aduh deeeeeek…..
arifudin Said:
on November 21, 2008 at 4:45 pm
wew……… ni aku kasih award, spcial for u
di blogku
unting Said:
on November 25, 2008 at 10:45 am
cinta-cinta-cinta dan cinta…
cinta serasa dingin-dingin empuk kadang hangat kuku, kadang hijau kadang kuning, ungu, jingga, cokelat abu-abu, merah, oranye menghias angan nan jauh menerobos ke awan ke bintang, ke rembulan ke matahari.
cinta bagaikan mandi sinar mentari pagi, terang cerah begitu segar, kadang cinta bagaikan awan hitam, bagaikan halilintar, bagaikan badai bagaikan gunung merapi yang memuntahkan laharnya menerjang, menghacurkan GEGER boyo begitu dasyat membawa gumpalan wedus gembel menuruni lereng meluluhlantakan semua yang di laluinya.
cinta itu pahit cinta itu manis cinta-cinta-cinta dan CITA….